About

halluuu,,, kenalin,,, anindithya hadir untuk membantu my prend my prend yg juga kuliah di jurusan pendidikan biologi,,, monggo dinikmati pencariannya.

KONSELING TEMAN SEBAYA

Konseling Teman Sebaya (KTS)
Konseling teman sebaya adalah program bimbingan yang berusaha untuk mempengaruhi tingkah laku konsli. Konseling teman sebaya dilakukan karena beberapa alasan, yaitu:
  1. Tidak cukupnya waktu bagi konselor untuk membantu semua remaja yang bermasalah
  2. Adanya siswa-siswa yang enggan membawa permasalahan mereka kepada konselor sekolah dengan berbagai alasan
Konseling teman sebaya juga bermanfaat untuk mengajar siswa-siswa dengan cara efektif, membantu kawan-kawannya untuk meringankan perasaan terisolir, dan kesepian di sekolah. Disamping itu siswa yang menjadi konselor teman sebaya dapat berlatih mengatasi masalah mereka sendiri dengan cara yang rasional, positif dan bermoral.
Tipe-tipe Tugas KTS (Krumbolth: 1976)
Setiap melakukan pekerjaan, KTS membuat laporan tentang proses dan hasil pekerjaannya. Jenis tugas-tugas yang hendak dikerjakan adalah:
  1. Membantu siswa lain memecahkan permasalahannya.
  2. Membantu siswa lain yang mengalami penyimpangan fisik.
  3. Membantu siswa-siswa baru dalam menjalani pekan orientasi siswa untuk mengenal sistim dan suasana sekolah secara keseluruhan.
  4. Membantu siswa baru membina dan mengembangkan hubungan baru dengan teman sebaya dan personil sekolah.
  5. Melakukan tutorial dan penyesuaian sosial bagi siswa-siswa asing (kalau ada).
Pelatihan Terhadap Calon KTS (Hamburd, dkk:1972)
Pelatihan dimaksudkan untuk membelajarkan calon KTS tentang cara membantu orang lain dengan melalui pelatihan. Tingkah laku yang dilatihkan diantaranya :
  1. Kemampuan melakukan pendekatan dan membina percakapan dengan baik serta bermanfaat dengan orang lain.
  2. Kemampuan mendengar, memahami dan merespon (3M), termasuk komunikasi nonverbal (cara memandang, cara tersenyum, dan melakukan dorongan minimal).
  3. Kemampuan mengamati dan menilai tingkah laku orang lain dalam rangka menentukan apakah tingkah laku itu bermasalah atau normal.
  4. Kemampuan untuk berbicara dengan orang lain tentang masalah dan perasan pribadi.
  5. Kemampuan untuk menggunakan keputusan yang dibuat dalam konseling mengahadapi permasalahan-permasalahan pribadi, permasalahan kesehatan, permasalahan sekolah, dan permasalahan perencanaan hubungan dengan teman sebaya.
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Total Pengunjung Blog

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Blogger templates