About

halluuu,,, kenalin,,, anindithya hadir untuk membantu my prend my prend yg juga kuliah di jurusan pendidikan biologi,,, monggo dinikmati pencariannya.

Schizophyta


 A. Pengertian Schizophyta

Nama ilmiah untuk divisi diambil dari katayang menunjukkan suatu ciri khas yang berlaku untuk seluruh warganya, ditambah dengan akhiran- phyta, maka kelompok ini yang cirri khas seluruh warganya adalah berkembang biak dengan cara membelah diri, dinamakan schizophyta atau tumbuhan membelah, yang berasal dari bahasa latin yaitu schizere atau bahasa yunani schizein = membelah dan phyton (yunani) = Tumbuhan
Schizophyta merupakan kelompok tumbuhan dengan tingkat perkembangan filogenetik yang paling rendah dari segi evolusi yang merupakan kelompok yang paling tua dan primitif.
Divisi tumbuhan membelah, selain berkembang biak dengan cara membelah, juga mempunyai ciri – ciri tubuh hanya terdiri atas sebuah sel saja, protoplas belum terdiferensiasi dengan jelas, sehingga inti belum tampak nyata, demikian pula plastidanya.

B. Pembagian kelas schizophyta
Tumbuhan belah dibagi menjadi dua kelas yaitu :
1.      Bakteri (Bacteria atau Schizomycetes)
2.      Ganggang biru, ganggang belah atau ganggang lendir (syanophyceae, schizophyceae, atau myxophyceae)

Kelas BACTERIA atau SCHIZOMYCETES (bakteri) 
Bakteri merupakan organism yang paling banyak jumlahnya dan lebih tersebar luas dibandingkan dengan makhluk hidup yang lain. Bakteri memiliki ratusan ribu spesies yang hidup di darat hingga lautan dan pada tempat – tempat yang ekstrim. Bakteri ada yang menguntungkan dan ada juga yang merugikan, bakteri memiliki ciri – cirri yang membedakannya dengan makhluk hidup lain. Bakteri adalah organisme uniseluler dan prokariot serta umumnya tidak memiliki klorofil dan berukuran renik (mikroskopis)

  • Ciri – ciri Bakteri
  1. Organisme uniselluler
  2. Prokariot (tidak memiliki membrane inti sel)
  3. Umumnya tidak memiliki klorofil
  4. Memiliki ukuran tubuh yang bervariasi
  5. Memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam
  6. Hidup bebas atau parasit
  7. Yang hidup dilingkungan ekstrim, seperti pada mata air panas, kawah atau gambut dinding selnya tidak mengendung peptidoglikan
  8. Yang hidupnya kosmopolit diberbagai lingkungan dinding selnya mengandung peptidoglikan.
  • Struktur Bakteri
  1. Struktur dasar (dimiliki oleh jenis bakteri ), Meliputi : dinding sel, membrane plasma, sitoplasma, ribosom, DNA, dan granula penyimpanan. 
  2. Struktur tambahan (dimiliki oleh jenis bakteri tertentu), Meliputi : kapsul, flagellum, pilus, fimbria, kromosom, vakuola gas dan endospora. 

Struktur dasar sel bakteri

struktur bakteri

  • Dinding sel tersusun dari peptidoglikan yaitu gabungan protein dan polisakarida (ketebalan peptidoglikan membagi bakteri menjadi bakteri gram positif bila peptidoglikannya tebal dan bakteri gram negatif bila peptidoglikannya tipis).
  • Membran plasma adalah membran yang menyelubungi sitoplasma tersusun atas lapisan fosfolipid dan protein.
  • Sitoplasma adalah cairan sel.
  • Ribosom adalah organel yang tersebar dalam sitoplasma, tersusun atas protein dan RNA.
  • Granula penyimpanan, karena bakteri menyimpan cadangan makanan yang dibutuhkan.
granula

Struktur tambahan bakteri :
  • kapsul atau lapisan lendir adalah lapisan diluar dinding sel pada jenis bakteri tertentu, bila lapisannya tebal disebut kapsul dan bila lapisannya tipis disebut lapisan lendir. Kapsul dan lapisan lendir tersusun atas polisakarida dan air.
  • Flagelum atau bulu cambuk adalah struktur berbentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel.
  • Pilus dan fimbria adalah struktur berbentuk seperti rambut halus yang menonjol dari dinding sel, pilus mirip dengan flagelum tetapi lebih pendek, kaku dan berdiameter lebih kecil dan tersusun dari protein dan hanya terdapat pada bakteri gram negatif. Fimbria adalah struktur sejenis pilus tetapi lebih pendek daripada pilus.
  • Klorosom adalah struktur yang berada tepat dibawah membran plasma dan mengandung pigmen klorofil dan pigmen lainnya untuk proses fotosintesis. Klorosom hanya terdapat pada bakteri yang melakukan fotosintesis.
  • Vakuola gas terdapat pada bakteri yang hidup di air dan berfotosintesis.
  • Endospora adalah bentuk istirahat (laten) dari beberapa jenis bakteri gram positif dan terbentuk didalam sel bakteri jika kondisi tidak menguntungkan bagi kehidupan bakteri. Endospora mengandung sedikit sitoplasma, materi genetik, dan ribosom. Dinding endospora yang tebal tersusun atas protein dan menyebabkan endospora tahan terhadap kekeringan, radiasi cahaya, suhu tinggi dan zat kimia. Jika kondisi lingkungan menguntungkan endospora akan tumbuh menjadi sel bakteri baru.
Bentuk Dan Ukuran Bakteri
 
1. Bakteri Kokus :

kokus

  • monokokus yaitu berupa sel bakteri kokus tunggal
  • Diplokokus yaitu dua sel bakteri kokus berdempetan
  • Tetrakokus yaitu empat sel bakteri kokus berdempetan berbentuk segi empat
  • Sarkina yaitu delapan sel bakteri kokus berdempetan membentuk kubus.
  • Streptokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan membentuk rantai
  • Stapilokokus yaitu lebih dari empat sel bakteri kokus berdempetan seperti buah anggur

2. Bakteri Basil :

Basil

 


  • Monobasil yaitu berupa sel bakteri basil tunggal
  • Diplobasil yaitu berupa dua sel bakteri basil berdempetan 
  • Streptobasil yaitu beberapa sel bakteri basil berdempetan membentuk rantai.

3. Bakteri Spirilia :
Spirilia
 
  • Spiral yaitu bentuk sel bergelombang
  • Spiroseta yaitu bentuk sel seperti sekrup
  • Vibrio yaitu bentuk sel seperti tanda baca koma
Ukuran bakteri
ukuran tubuhnya hanya mencapai beberapa micron (micron µ = 0.001 mm), paling besar sekitar 100 µ. Hingga hampir terlihat dengan mata telanjang, tetapi ada pula yang kurang dari 1 µ yang terkecil kira – kira 0,1 µ. Untuk melihat bakteri – bakteri ini memerlukan mikroskop electron untuk dapat melihatnya.


Alat Gerak Bakteri
Alat gerak pada bakteri berupa flagellum atau bulu cambuk adalah struktur bebentuk batang atau spiral yang menonjol dari dinding sel. Flagellum memungkinkan bakteri bergerak menuju kondisi lingkungan yang menguntungkan dan menghindar dari lingkungan yang merugikan bagi kehidupannya.
Flagellum memiliki jumlah yang berbeda-beda pada bakteri dan letak yang berbeda-beda pula yaitu
1. Monotrik : bila hanya berjumlah satu
2. Lofotrik : bila banyak flagellum disatu sisi
3. Amfitrik : bila banyak flagellum dikedua ujung
4. Peritrik : bila tersebar diseluruh permukaan sel bakteri

Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Bakteri
Pertumbuhan pada bakteri mempunyai arti perbanyakan sel dan peningkatan ukuran populasi. .
Faktor–faktor yang mempengaruhi pertumbuhan bakteri atau kondisi untuk pertumbuhan optimum adalah :
1. Suhu
2. Derajat keasaman atau pH
3. Konsentrasi garam
4. Sumber nutrisi
5. Zat-zat sisa metabolisme
6. Zat kimia
Hal tersebut diatas bervariasi menurut spesies bakterinya.

Peranan Bakteri
Dalam kehidupan manusia bakteri mempunyai peranan yang menguntungkan maupun merugikan. Bakteri yang menguntungkan adalah sebagai berikut :
  1. Pembusukan (penguraian sisa-sisa mahluk hidup contohnya Escherichia colie).
  2. Pembuatan makanan dan minuman hasil fermentasi contohnya Acetobacter pada pembuatan asam cuka, Lactobacillus bulgaricus pada pembuatan yoghurt, Acetobacter xylinum pada pembuatan nata de coco dan Lactobacillus casei pada pembuatan keju yoghurt.
  3. Berperan dalam siklus nitrogen sebagai bakteri pengikat nitrogen yaitu Rhizobium leguminosarum yang hidup bersimbiosis dengan akar tanaman kacang-kacangan dan Azotobacter chlorococcum.
  4. Penyubur tanah contohnya Nitrosococcus dan Nitrosomonas yang berperan dalam proses nitrifikasi menghasilkan ion nitrat yang dibutuhkan tanaman.
  5. Penghasil antibiotik contohnya adalah Bacillus polymyxa (penghasil antibiotik polimiksin B untuk pengobatan infeksi bakteri gram negatif, Bacillus subtilis penghasil antibioti untuk pengobatan infeksi bakteri gram positif,Streptomyces griseus penghasil antibiotik streptomisin untuk pengobatan bakteri gram negatif termasuk bakteri penyebab TBC dan Streptomyces rimosus penghasil antibiotik terasiklin untuk berbagai bakteri.
  6. Pembuatan zat kimia misalnya aseton dan butanol oleh Clostridium acetobutylicum
  7. Berperan dalam proses pembusukan sampah dan kotoran hewan sehinggga menghasilkan energi alternatif metana berupa biogas. Contohnya methanobacterium
  8. Penelitian rekayasa genetika dalam berbagai bidang.sebagai contoh dalam bidang kedokteran dihasilkan obat-obatan dan produk kimia bermanfaat yang disintesis oleh bakteri, misalnya enzim, vitamin dan hormon.
Bakteri yang merugikan sebagai berikut :
  1. Pembusukan makanan contohnya Clostridium botulinum
  2. Penyebab penyakit pada manusia contohnya Mycobacterium tuberculosis ( penyebab penyakit TBC ), Vibrio cholerae ( penyebab kolera atau muntaber ), Clostridium tetani (penyebab penyakit tetanus ) dan Mycobacterium leprae (penyebab penyakit lepra ) 
  3. Penyebab penyakit pada hewan contohnya Bacilluc antrachis ( penyebab penyakit antraks pada sapi )
  4. Penyebab penyakit pada tanaman budidaya contohnya Pseudomonas solanacearum (penyebab penyakit pada tanaman tomat, lombok, terung dan tembakau) serta Agrobacterium tumafaciens (penyebab tumor pada tumbuhan)

2.      Kelas Ganggang Biru (chyanophyta)
Di dalam klasifikasi, ganggang biru digolongkan kedalam Divisio Cyanophyta.

CIRI-CIRI UMUM:
 tipe sel: sel Prokariotik (sama dengan bakteri)
Uniseluler dan Multiseluler
Memiliki pigmen fikosianin
Klorofil tidak di dalam kloroplas, tetapi tersebar di seluruh sitoplasma
HABITAT
Perairan (terutama perairan tawar) dan tempat-tempat lembab
Mampu hidup pada perairan dengan suhu sampai 85 derajat C (sumber air panas) sehingga Ganggang Biru merupakan salah satu vegetasi perintis.
   
CONTOH SPESIES
1. Alga biru uniseluler
- Chroococcus -> hidup di air/kolam yang tenang
- Gloeocapsa -> hidup pada batu atau epifit pada tumbuhan lain
2. Alga biru uniseluler berkoloni
- Polycistis
- Spirulina -> dapat diolah menjadi makanan kesehatan (food
suplement)
3. Alga biru berbentuk benang
- Oscillatoria
- Nostoc commune
- anabaena azollae dan anabaena cycadae bersimbiosis dengan Azolla
pinnata dan Cycas rumphii. Simbiosis Anabaena azollae dnegan Azolla
pinnata sebagai alternatif pupuk Urea, karena simbiosis ini dapat
meningkatkan kadar Nitrogen di lahan persawahan.


DISUSUN OLEH :

1.          AYIB RIZA UMAMI
2.          MINARSIH
3.          FITROTUDDINIYYAH
4.          DEVI KURNIA AZIZ
5.          AAN ULFAYATI
6.          NANANG ZAINAL ABIDIN
7.          M. NASRULLAH
8.          TEGUH IMAM SYAFI’I


Daftar Putaka
Tjitrosoepomo,Gembong.2009.Taksonomi Tumbuhan(schizophyta,Thallophyta,Bryophyta,Pteridophyta).Yokyakarta: Gajah Mada University Press.
http.// beliketut.com
http. // minimalize- content.blogspot.com
 
Share:

1 komentar:

  1. engg cm untk biologi, d geografi jg mmbtuhkan materi ini
    mksiii
    sangat membantu ^^

    BalasHapus

Total Pengunjung Blog

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Blogger templates