About

halluuu,,, kenalin,,, anindithya hadir untuk membantu my prend my prend yg juga kuliah di jurusan pendidikan biologi,,, monggo dinikmati pencariannya.

SISTEM SIRKULASI DAN SISTEM SYARAF

B.     Tekanan Darah
Tekanan darah adalah kekuatan yang diperlukan agar darah dapat mengalir dalam pembuluh darah dan dapat beredar untuk mencapai seluruh jaringan tubuh. Tekanan darah dapat dibedakan menjadi tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik. Tekanan darah sistolik adalah tekanan darah pada saat jantung menguncup atau systole. Sedangkan tekanan darah diastolic adalah tekanan darah pada saat jantung mengendor kembali atau dikenal dengan diastole. Dengan demikian tekanan darah manusia selalu berayun – ayun tinggi rendah sesuai dengan detak jantung.
Tekanan darah dapat diukur menggunakan tensimeter dikenal juga dengan nama sfigmomanometer. Ketika melakukan pengukuran, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, misalnya pengukuran dilakukan dengan lengan dalam keadaan santai, dan juga harus diperhatikan waktu pengukurannya.
 
Gambar 2. Sfigmomanometer

Orang yang baru bangun tidur memiliki tekanan darah yang paling rendah, dikenal dengan istilah tekanan darah basal, maka sebaiknya pengukuran dilakukan setelah duduk santai selama 10 menit. Sebaliknya pada orang yang selesai beraktivitas jasmaniah akan didapatkan tekanan darah yang relative tinggi, dikenal dengan tekanan darah kasual, sama halnya seperti di atas, orang tersebut sebaiknya diberi waktu beristirahat sebelum pengukuran selama 10 menit. Selain itu menkonsumsi rokok dan meminum kopi juga dapat menyebabkan kenaikan pada tekanan darah.
Jika pengukuran tekanan darah dilakukan berulang dan hasilnya berbeda, maka yang diambil adalah yang paling rendah. Dan yang terakhir ukuran manset harus sesuai dengan ukuran lingkar lengan, yaitu melingkari 80% lengan, sehingga akan lebih baik jika memiliki manset dengan berbagai ukuran untuk orang dewasa, anak – anak, dan orang gemuk.
Tekanan darah dapat digolongkan menjadi 3 kelompok, yaitu:
1.      Tekanan darah tinggi ( hipertensi )
2.      Tekanan darah normal ( normotensi )
3.      Tekanan darah rendah ( hipotensi )
 
Gambar 3. Mengukur Tekanan Darah

Menurut Mallet dan Balley ( 1996 ) tekanan darah yang normal berkisar antara 100/60 – 140/90 mmHg, tetapi bervariasi tergantung pada usia dan variabel lainnya. Berdasarkan banyaknya pendapat yang berbeda mengenai tekanan darah yang normal, maka WHO membuat standart batasan tekanan darah.
Tabel Batasan Tekanan Darah Menurut WHO
Sistolik
Diastolik
Keterangan
< 140
< 90
Normotensi
141 - 159
91 – 94
Perbatasan
> 160
> 95
Hipertensi

Faktor yang dapat mempengaruhi tekanan darah antara lain adalah:
1.      Volume darah, berkurangnya volume darah yang bersirkulasi dapat menyebabkan penurunan tekanan darah, baik pada sistolik maupun diastolik.
2.      Frekuensi jantung, tekanan darah meningakan seiring meningkatnya frekuensi detak jantung.
3.      Usia, tekanan darah naik seiring meningkatnya usia.
4.      Variasi diurnal, tekanan darah paling tinggi pada saat malam hari dan paling rendah pada pagi hari dan senantiasa berubah – ubah ketika sedang beraktivitas.
5.      Berat badan, berat badan yang tinggi cenderung memiliki tekanan darah yang tinggi.
6.      Alkohol dan rokok, mengkonsumsi alkohol dan rokok juga dapat meningkatkan tekanan darah.
7.      Makan, tekanan darah akan meningkat pada saat ingesti makanan
8.      Stress, takut, dan emosi lainnya juga akan meningkatkan tekanan darah.
9.      Latihan fisik, dapat mempengaruhi peningkatan tekanan darah selama 30 – 60  menit.
10.  Keturunan, orang yang menderita darah tinggi, 50% diantaranya berasal dari orang tua yang memiliki tekanan darah yang tinggi.
Hasil praktikum yang disajikan pada tabel data dan analisis bab sebelumnya menunjukkan bahwa seluruh sample memiliki tekanan darah yang normotensi.


Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Total Pengunjung Blog

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Blogger templates